8 tips untuk perawatan gigi harian

2020/11/16

1. Pilih sikat gigi yang tepat dan gosok gigi dengan benar
Menggunakan sikat gigi berbulu keras untuk menyikat gigi akan menyebabkan terlalu banyak tekanan pada gigi, yang menyebabkan kegagalan efek perlindungan enamel gigi (yang menyebabkan gigi sensitif dan berlubang), dan kerusakan gusi. Sebaliknya, penggunaan sikat gigi yang lembut dapat melindungi enamel dengan sangat baik. Disarankan untuk membersihkan gigi dengan cara menggosok melingkar setiap hari, dan waktu terbaiknya adalah dua menit. Oleh karena itu, saat membeli sikat gigi, pastikan untuk mencermati dengan cermat sebelum membelinya.

2. Gunakan pasta gigi yang sesuai
Saat ini, ada berbagai macam pasta gigi yang beredar di pasaran, termasuk pasta gigi kalsium dan pasta gigi berfluorida. Namun nyatanya, hal terpenting untuk melindungi gigi adalah fluorida. Pasta gigi yang disebut mengandung nutrisi lain tidak hanya tidak baik untuk kesehatan gigi, tetapi juga dapat mengikis email gigi jika digunakan secara tidak tepat dan menyebabkan kerusakan gusi.

3. Benang gigi yang sering digunakan untuk membersihkan gigi
Bakteri yang tersisa di celah antar gigi dapat dengan mudah membentuk plak setelah akumulasi dalam waktu lama. Inilah penyebab yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit periodontal. Dianjurkan untuk menggunakan benang gigi setidaknya sekali sehari untuk membantu menghilangkan plak yang tersembunyi di gigi. Anak perempuan dapat memasukkan sepotong benang gigi atau perlengkapan mandi lainnya ke dalam tas kosmetik mereka untuk memudahkan pembersihan kapan saja, di mana saja, dan menjaga kesehatan gigi mereka.

4. Hindari pewarnaan makanan
Enamel pada gigi itu seperti spons yang mudah menyerap pigmen yang terbawa pada berbagai makanan, seperti kopi, cola, anggur merah dan lain sebagainya. Jika gigi tidak dibersihkan tepat waktu setelah makan, pigmen mudah menumpuk, dan setelah beberapa waktu akan menempel pada permukaan gigi, membuat gigi terlihat kusam dan kuning tua.

5. Makan sehat
Dalam kehidupan sehari-hari, selama Anda makan, terutama makanan yang mengandung gula dan pati, bakteri di dalam mulut akan mengubahnya menjadi asam organik untuk mencerna makanan. Perlu dicatat bahwa asam organik ini juga dapat menyerang gigi Anda dan menyebabkan kerusakan gigi. Dianjurkan untuk makan beberapa buah atau mengunyah permen karet bebas gula setelah makan, yang secara efektif dapat membantu menghilangkan bakteri di mulut dan menghindari penyebab penyakit mulut.

6. Kurangi makan makanan keras
Banyak orang sekarang suka makan makanan keras, seperti es batu, permen keras, kenari, dll, karena rasanya enak dan kenyal. Faktanya, mengonsumsi makanan keras dalam jumlah sedang sangat baik untuk kesehatan gigi. Dapat mencapai efek kesehatan gigi melalui mengunyah terus menerus, tetapi jika berlebihan, akan mudah menyebabkan kerusakan gusi dan membahayakan gigi.

7. Perhatikan kebersihan mulut
Gusi berdarah dan bau mulut adalah gejala penyakit gusi. Untuk menghindari ketidaknyamanan akibat bau mulut, Anda bisa minum banyak air, menjaga mulut selalu lembab (air dan air liur bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri), dan sering menggunakan spatula untuk menghilangkan bakteri pada lapisan lidah. Sedangkan untuk gejala gusi berdarah, Anda bisa menempuh cara menyikat dan flossing yang benar untuk membersihkan karang gigi. Jika kondisinya tidak membaik setelah jangka waktu tertentu, Anda harus segera mencari pertolongan medis.

8. Cuci gigi secara teratur
Jika Anda ingin memiliki gigi yang sehat dan baik, Anda disarankan untuk pergi ke klinik gigi untuk membersihkan gigi secara menyeluruh minimal dua kali setahun. Beberapa orang mungkin berpikir, bukankah itu sama dengan membersihkan di rumah? Pemikiran ini sangat salah. Pembersihan harian tidak mustahil, tetapi bagaimanapun, alatnya terbatas dan tidak mungkin untuk membersihkan gusi secara menyeluruh.